CahNggunung

 
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Other things
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Duis ligula lorem, consequat eget, tristique nec, auctor quis, purus. Vivamus ut sem. Fusce aliquam nunc vitae purus.
Lebaran, Pertama tanpa Ibu
Thursday, November 02, 2006
Lebaran tahun ini terasa banget bedanya. Selain perayaannya yang gak serentak antara NU dan Muhammadiyah, lebaran kali ini adalah untuk pertama kalinya tanpa ibu tercinta. Sedih banget rasanya.... Kehilangannya sangat terasa. Ibu, Maafkan salah dan dosa anakmu ini ibu....
Antara sedih, terharu, senang... semua bercampur-aduk gak karuan. Terlebih saat sungkem ke Bapak, untuk kali kedua seumur hidup aku melihat bapak menangis. Yang pertama ketika bermasalah dengan kakaku yang nomer empat, dan yang kedua adalah lebaran kali ini. Doa-doa panjangnya kini gak sanggup untuk terucap... terganti dengan sedan yg ada.
49 tahun sudah kebersamaan kedua orangtuaku. Waktu yang lama untuk memaknai sebuah kebersamaan. Dan kami semua merasakan kehilangannya.

Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
Lewati rintang untuk aku anakmu
Ibuku sayang masih terus berjalan
Walau tapak kaki, penuh darah... penuh nanah

Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu

Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu
Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu
Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku
Dengan apa membalas...ibu...ibu....

Seperti udara... kasih yang engkau berikan
Tak mampu ku membalas...ibu...ibu


posted by @ris @ 10:08 PM   0 comments
10 Oktober 2006, 17 Ramadhan 1427 H, Nuzulul Qur'an
Pas makan sahur di rumah Mas Didin, Mas Wuwuh telpon "Ris, bisa gak hari ini ke Surabaya?, ibu udah kritis".
Seketika pikiranku gak karuan...
Paginya nyampe kantor nguprek2 Mamik dan Lia untuk nyariin tiket ke surabaya. Dapet, Adam Air jam 19.30. Dalam perjalanan pikiranku menerawang jauh kesana.

Jam 10 malam nyampe juga di Surabaya. Udah di depan RSU Dr. Soetomo. "Mas, makan dulu aja yuk, kita tadi kan lom buka puasa" ujarku ke mas Wuwuh.

Waktu kita makan, Hpku bunyi, Adeku Tinon telpon, "Mas, Ibu udah meninggalkan kita".....
Innalillahi Wa Innaillaihi Roji'un ...
posted by @ris @ 9:35 PM   0 comments
RS. Dr. Soetomo Karangmenjangan
Sudah sekian hari ibuku Opname di RS. Aisyiah tetapi masih lom ada perkembangan membaik. Duh, gimana dong....
Dalam kondisi seperti ini Mas Yudi (kakaku yang nomer dua) berinisiatif untuk membawa ibuku ke RS. Dr. Soetomo Karangmenjangan Surabaya.
Aku hanya bisa berdoa untukmu, Ibu....
posted by @ris @ 9:24 PM   0 comments
Ramadhan Telah Tiba
Bulan Ramadhan 1427 H, asikkkk udah dateng. Bulan puasa emang sepertinya menjadi bulan yang sangat istimewa. Meski di perantauan dan jauh dari sanak saudara, tapi tidak mengurangi nilai-nilai dari bulan suci ini. Dan tetep menyambut bulan ini dengan ceria.

Mungkin sedikit berbeda dengan aku, kepalaku agak kacau, pikiranku sepertinya tewur banget. Kemaren sakit ibuku kembali kambuh, dan harus dirawat di Rumah Sakit. Tapi kakaku bilang aku gak perlu pulang. Ini udah kali ketiga dalam tiga bulan terakhir ibuku harus menjalani opname di RSI Aisyiah. Dokter bilang sih sakit ginjal. Cuman dokter belom ngasih tau, kenapa dengan ginjal ibuku. Setiap saat masih harus transfusi darah, untuk naikin HBnya yang rendah.
Ibu, cepet sembuh ya.....
posted by @ris @ 9:04 PM   0 comments
Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu
Sepuluh hari lalu aku pulang kampung, Ibuku sakit. Sepuluh hari pula aku menunggui ibuku yang di rawat di Rumah Sakit. Tapi kemaren udah di ijinkan pulang ama dokter. Katanya sih tinggal pemulihan kondisi fisik aja sih. Amin.
Hari ini, 4 September 2006 aku dah kembali masuk kerja. Nyampe kantor ketemu temen-temen, semua pada nanyain kondisi kesehatan ibu. Aku terharu banget ama temen-temen yang care banget.
Ada satu kalimat yang membuat aku terdiam dan berfikir, ketika Mas Heru ngomong "Inget Ris, Surga Berada Dibawah Telapak Kaki Ibu"
Ya Allah, Berikan Kesembuhan dan kesehatan untuk Ibu, ibu, ibu dan kedua orangtua hamba. Amin.
posted by @ris @ 8:38 PM   0 comments
About Me

Name: @ris
Home: Indonesia
About Me:
See my complete profile
Previous Post
Archives
Links
Powered by

Free Blogger Templates

BLOGGER

© 2005 CahNggunung Template by Isnaini Dot Com